Jamaah Umrah Sampai April 18.798 Jamaah

Munatour_Ka'bah

Kantor Urusan Haji di Jeddah mencatat melalui statistiknya di laman www.kantorurusanhaji.com bahwa jumlah kedatangan dan kepulangan jemaah ibadah umrah Indonesia sampai dengan tanggal 09 April 2015 berjumlah 18.798 orang. Angkat ini akan terus bergerak sehubungan dengan tingginya minat ummat Islam Indonesia dalam menunaikan ibadah umrah disebabkan oleh asumsi karena panjangnya antrian (waiting list) haji.

Terkait wacana Kementerian Arab Saudi menerapkan sistim E-Umrah sebagaimana sistim haji, Direktur Pembinaan Haji dan Umrah Muhajirin Yanis beberapa waktu lalu berpandangan bahwa ketika diterapkan banyak hal yang perlu dipersiapkan baik dari aspek ketersediaan sumber daya dan sarana persarana, ini tentu langkah maju yang sangat baik. Hal ini juga sejalan dengan reformasi kita di bidang umrah, dalam waktu dekat akan dilakukan Peluncuran Edukasi Pembinaan Perjalanan Ibadah Umrah. Pesan yang akan disampaikan adalah 5 (lima) pasti: (1) Pastikan Travel Berizin, (2) Pastikan Penerbangan dan Jadual Keberangkatan, (3) Pastikan Program Layanannya, (4) Pastikan Hotelnya, dan (5) Pastikan Visanya.

Beberapa waktu lalu Ditjen PHU telah memberikan sanksi kepada 7 (tujuh) PPIU dan 6 (enam) BPW yang dilaporkan ke Bareskrim Polri karena tidak mempunyai izin penyelenggaraan umrah dari Kemenag.

Perusahaan yang terkena sanksi adalah; PT. Mulia Wisata Abadi, PT. Senabil Madinah Barakah, PT. Al Aqsa Jisra Dakwah, PT. Mediterania Travel, PT. Muaz Barakat Safar, PT. Pandi Kencana Murni, dan PT. Mustaqbal Lima Wisata.

Adapun perusahan yang dilaporkan ke Bareskrim Polri yaitu; PT. Baitussalam Papua Tour & Travel, PT. Al Fatih, PT. Uslub, PT. NUr Medinah Intermedia, PT. E-Consultan, PT. Baburrahman dan baru-baru ini adalah PT. Rumi (Rumah Manasik Indonesia).

Penegakan hukum ini terus akan berlanjut sesuai dengan 4 Aksi Nyata Dalam Reformasi Umrah, yaitu: Pertama, Penegakan Hukum; Kedua, Penandatanganan Pakta Integritas; Ketiga, Gerakan 1.000 Stiker Umrah (lima pasti); Keempat, Pembentukan Panitia Khusus.