Menag Bertemu Menteri Haji Arab Saudi

menteri agama bertemu menteri haji arab saudi

Jeddah (13/07/2015) : Berbagai upaya dilakukan oleh Pemerintah Indonesia dalam hal ini Kementrian Agama untuk meningkatkan pelayanan dan kenyamanan kepada jemaah haji Indonesia yang merupakan jemaah haji terbesar di dunia. Di antara berbagai upaya tersebut, Menag RI Lukman Hakim Saifuddin bertolak ke Arab Saudi langsung guna memastikan kesiapan pelayanan yang akan diberikan kepada jemaah haji Indonesia.

Untuk memastikan hal tersebut, Menag RI Lukman Hakim Saifuddin hari ini berkunjung ke Mentri Haji Arab Saudi Dr. Bandar Hamzah Hajjar. Mentri jebolan Inggris ini menyambut baik kedatangan Lukman Hakim dan rombongan.

Dalam pertemuan ini, Menag RI didampingi oleh Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah Prof. Dr. Abdul Djamil, Irjen Kemenag Dr. M. Jasin, Konsul Jenderal (Konjen) Republik Indonesia Jeddah Dharmakirty Syailendra Putra, Direktur Pelayanan Haji Luar Negeri Sri Ilham Lubis, Staf Teknis Haji I, II, III dan IV, Staf Protokol KUH Naef Felemban dan Pelaksana Media KUH KJRI Jeddah Ahmad Kurniawan Nadjib.

Di dalam pertemuan, Lukman Hakim menyampaikan permintaan peningkatan kualitas bus armada pengangkut jemaah haji Indonesia dari Makkah menuju Madinah dan Madinah menuju Makkah. Menjawab permintaan Menag tersebut, Hajjar menjelaskan bahwa hal tersebut merupakan wewenang Naqobah Ammah Lissayyarat (Asosiasi Perusahaan Bus). Hajjar melanjutkan bahwa ada 20 perusahaan bus yang bernaung dibawah asosiasi ini, dan terdapat lebih kurang 20 ribu bus baik kecil maupun besar, keluaran lama maupun keluaran baru yang dimiliki 20 perusahaan ini. Dan jika Indonesia ingin meningkatkan kualitas bus, anda bisa melakukan nego dan kontrak dengan perusahaan-perusahaan yang berada di bawah naungan Asosiasi tersebut.

Kementrian haji tidak bisa masuk ke ranah ini, untuk permintaan terperinci mengenai spesifikasi bus yang anda inginkan, anda bisa negosiasi dengan perusahaan-perusahaan tersebut. “Dan tentunya setiap pelayanan ada harga-harganya”, Jelas Hajjar.

Tidak puas dengan jawaban Hajjar, Hakim kembali mendesak agar Menhaj dapat membantu ketika nantinya diadakan undian pembagian bus, supaya jemaah haji Indonesia mendapatkan bus-bus yang berkualitas baik.

Menhaj pun langsung menyuruh anak buahnya untuk mencatat dan memprioritaskan permintaan Menag tersebut untuk selanjutnya ditindaklanjuti.

Di akhir pertemuan Menag RI menyerahkan kenang-kenangan kepada Menhaj Arab Saudi dan mengucapkan terima kasih yang tak terhingga ke Kerajaan Arab Saudi di bawah pimpinan raja Salman bin Abdul Aziz atas segala upaya luar biasa yang dilakukan kerajaan untuk meningkatkan pelayanan dan kenyamanan yang lebih baik bagi seluruh jemaah haji, khususnya jemaah haji Indonesia.

Sumber: kantorurusanhaji.com