Raja Salman Perintahkan Membuka Wilayah Perluasan Baru Masjidil Haram

Raja Salman bin Abdul Aziz memerintahkan pihak-pihak berwenang membuka wilayah perluasan baru Masjidil Haram di Mekkah untuk digunakan oleh jemaah umrah yang kian bertambah.

Raja Salman memperkenankan dibukanya wilayah-wilayah yang telah selesaikan dikerjakan dalam proyek perluasan Haram Raja Abdullah bagi para penziarah, ucap Syeikh Abdul Rahman al-Sudais, berdasarkan rilis berita pada laman resmi kantorurusanhaji.com, Jum’at (20/02).

Arahan Raja memberikan tambahan luas wilayah minimal menampung 500 ribu jemaah. Langkah ini penting karena dapat membantu ribuan jemaah yang datang dari berbagai penjuru dunia menunaikan ibadah umrah.

Perintah Raja Salman juga datang di saat pembangunan tempat tawaf memasuki tahap ketiga menutup akses Jemaah ke sebagian ruang masjid lainnya.

Pembukaan wilayah yang sudah diperluas dari proyek Raja Abdullah ini dapat memberikan jaminanan arus mulus pergerakan jemaah umrah.

Syeikh Abdul Rahman al-Sudais menambahkan bahwa Sekretariat Urusan Dua Masjid al-Haramain telah siap dengan karpet-karpet, lampu dan speaker, Al-Qur’an dan tanki air zamzam.

Perluasan Masjid al-Haram terakhir yang diluncurkan oleh mendiang Raja Abdullah yang diestimasi biayanya sekitar 80 milyar Real Saudi. Hal ini akan menambahkan kapasitas daya tampung masjid menjadi 2 juta jemaah di mana setiap jamnya tempat tawaf mampu menampung 130 ribu/jam.

Raja Salman juga memerintahkan penyediaan terjemah Khutbah Jum’at yang dilaksanakan di Masjid al-Haram dan Masjid Nabawi, dalam bahasa Turki dan Hausa di samping bahasa-bahasa lain seperti Inggris, Prancis, Urdu dan Melayu, Bahasa Indonesia.

Sumber: kemenag.go.id