JAKARTA, 6 Februari 2026 – Menyambut kedatangan bulan suci Ramadan 1447 H yang tinggal 12 hari lagi, Munatour menggelar kajian Tarhib Ramadan bertajuk "Persiapan Ramadan yang Berkualitas".
Bertempat di kantor pusat Munatour, kegiatan ini dihadiri oleh seluruh direktur Utama Munatour Ibu Sri Sekarsih Basirun, S.Si dan seluruh karyawan sebagai bentuk persiapan spiritual.
Menariknya, kajian ini tidak hanya dinikmati secara internal. Guna menebar manfaat yang lebih luas kepada calon jamaah dan masyarakat umum, Munatour menyiarkan acara ini secara langsung melalui YouTube Channel Munatour dan akun Instagram resmi @munatour.
Ramadan Bukan Sekadar Rutinitas
Dalam tausiyahnya, Ustadz Fikri Hilabi, M.Ag. menekankan bahwa Ramadan bukan sekadar ritual tahunan menahan lapar dan dahaga. Beliau mengingatkan bahwa keberhasilan seseorang di bulan Ramadan sangat ditentukan oleh kualitas persiapannya (tarhib).

"Ramadan adalah tamu agung. Jika kita menyambut tamu biasa saja dengan persiapan matang, maka Ramadan menuntut kesiapan hati dan ilmu yang jauh lebih besar agar kita tidak keluar dari bulan tersebut dalam kerugian," ujar Ustadz Fikri.

Peringatan Keras: Jangan Sampai Merugi
Ustadz Fikri juga menyampaikan sebuah pengingat keras (tazkirah) mengenai betapa ruginya seorang Muslim yang melewati Ramadan tanpa mendapatkan ampunan Allah. Beliau mengutip hadis sahih mengenai doa Malaikat Jibril yang diaminkan oleh Rasulullah ﷺ:

"Dari Abu Hurairah, Nabi ﷺ naik ke atas mimbar kemudian beliau berkata: 'Amin, Amin, Amin.' Beliau ditanya, 'Wahai Rasulullah, engkau naik mimbar lalu mengucapkan Amin, Amin, Amin?' Beliau bersabda: 'Sesungguhnya Jibril datang kepadaku dan berkata: Celakalah seorang hamba yang mendapati bulan Ramadan kemudian Ramadan berlalu darinya dalam keadaan dosa-dosanya belum diampuni. Maka aku mengucapkan: Amin'." (HR. Ahmad dan Al-Bukhari dalam Adabul Mufrad).

Hadis ini menjadi pengingat bagi seluruh karyawan Munatour bahwa momentum Ramadan adalah kesempatan emas yang tidak boleh disia-siakan dengan kelalaian.

Komitmen Spiritual Karyawan Munatour
Kajian Tarhib ini merupakan bagian dari program rutin awal bulan yang diselenggarakan Munatour. Selain kajian bulanan, Munatour juga konsisten menjalankan kegiatan Tadarus Al-Qur'an bersama setiap hari Jum'at untuk menjaga kedekatan karyawan dengan kalamullah di tengah kesibukan melayani jamaah.

"Kami ingin memastikan bahwa sebelum kami melayani tamu-tamu Allah (jamaah), secara internal hati kami sudah siap dan bersih. Kajian ini adalah 'bahan bakar' spiritual agar semangat kami menyambut Ramadan tetap membara hingga akhir," ungkap Ibu Sri Sekarsih Basirun - Pemilik Munatour Travel.
Tentang Munatour
Munatour adalah penyelenggara perjalanan ibadah Umrah dan Haji yang berkomitmen memberikan pelayanan terbaik berdasarkan tuntunan Sunnah.
Melalui berbagai program pembinaan internal, Munatour berupaya mencetak sumber daya manusia yang tidak hanya profesional secara kerja, tetapi juga memiliki kedalaman spiritual.

