Munatour kembali menggelar kajian online Road to Mabrur bertema Fiqh Ziarah bagi jamaah Haji Khusus Munatour 2026 pada Sabtu, 4 April 2026 / 16 Syawal 1447 H pukul 10.00 WIB.
Kegiatan yang diselenggarakan secara daring ini menghadirkan pembimbing ibadah haji Munatour, Ustadz Fachrurrozi Ibn Muallim, S.Sos.I., dengan tujuan membekali jamaah dalam memahami adab ziarah di Kota Makkah dan Madinah.

Kajian ini menjadi bagian dari rangkaian manasik intensif menjelang keberangkatan jamaah pada 16 Mei 2026.
Fiqh Ziarah: Menjaga Kemurnian Ibadah di Tanah Suci
Dalam kajian ini, jamaah diajak memahami pentingnya Fiqh Ziarah sebagai landasan dalam beribadah di Tanah Suci. Tidak sedikit praktik ziarah yang berkembang di masyarakat justru berpotensi menyimpang dari tuntunan sunnah, seperti berlebihan (ghuluw), melakukan amalan tanpa dasar (bid’ah), hingga praktik khurafat.
Melalui pemahaman yang benar, jamaah diharapkan dapat menjaga kemurnian ibadah, sehingga setiap langkah ziarah menjadi bernilai pahala. Edukasi ini menjadi krusial agar niat baik tidak tercampur dengan praktik yang tidak dicontohkan.
Adab Ziarah di Madinah dan Makkah Sesuai Sunnah
Materi kajian menekankan adab ketika berada di tempat-tempat mulia, khususnya di Madinah. Jamaah dibimbing mengenai tata cara berziarah ke Raudhah, makam Nabi ﷺ, pemakaman Baqi, serta lokasi bersejarah seperti Uhud dan para syuhada.
Selain itu, dijelaskan pula keutamaan beribadah di Masjid Nabawi, termasuk menjaga adab, memperbanyak ibadah, serta menghindari perbuatan yang tidak sesuai tuntunan. Jamaah diingatkan untuk tidak melakukan praktik seperti mengusap tempat tertentu untuk mencari keberkahan, yang tidak memiliki dalil dalam syariat.
Pendekatan ini sejalan dengan prinsip Munatour sebagai travel sunnah dan terpercaya, yang menekankan ibadah berdasarkan ilmu, bukan sekadar tradisi.
Ilmu Sebelum Amal: Kunci Meraih Haji Mabrur
Dalam penyampaiannya, Ustadz Fachrurrozi Ibn Muallim menekankan pentingnya ilmu sebelum beramal dalam setiap rangkaian ibadah haji.
“Banyak orang memiliki semangat beribadah yang tinggi, namun tanpa ilmu, bisa terjatuh pada amalan yang tidak sesuai sunnah. Oleh karena itu, memahami fiqh ziarah adalah bagian penting agar ibadah kita diterima dan bernilai di sisi Allah,” jelasnya.
Pesan ini menjadi pengingat bahwa perjalanan haji bukan sekadar fisik, tetapi juga perjalanan ilmu dan keimanan.
Komitmen Munatour: 26 Tahun Membimbing Jamaah Sesuai Sunnah
Kajian ini merupakan bagian dari program Manasik Haji Munatour yang dikemas dalam rangkaian Road to Mabrur, sebuah program pembinaan menyeluruh bagi jamaah sebelum keberangkatan.
Dengan pengalaman lebih dari 26 tahun, Munatour terus berkomitmen menghadirkan bimbingan ibadah yang sesuai tuntunan sunnah. Tidak hanya memfasilitasi perjalanan, Munatour juga memastikan jamaah memahami setiap amalan yang dilakukan, sehingga ibadah menjadi lebih tenang, yakin, dan bermakna.
Melalui pendekatan edukatif dan pembinaan intensif, Munatour menegaskan posisinya sebagai travel berpengalaman yang mengedepankan kualitas ibadah jamaah.
Akses Kajian dan Informasi Haji
Bagi masyarakat yang ingin menyimak kajian Fiqh Ziarah secara lengkap, dapat mengaksesnya melalui tautan berikut:
👉 https://youtu.be/y3mRSwc06NM
Informasi lengkap mengenai program Haji Khusus Munatour 2026 juga tersedia di:
Melalui kajian ini, Munatour berharap seluruh jamaah dapat memahami adab ziarah dengan benar, menjaga kemurnian ibadah, serta terhindar dari praktik yang tidak sesuai sunnah.
Dengan bekal ilmu yang kuat, insyaAllah setiap langkah menuju Tanah Suci menjadi lebih bermakna dan mengantarkan jamaah meraih haji mabrur. Aamiin.
